Rabu, 06 Mei 2015

Cara buat Rak Tanaman Sayuran dari Pipa Paralon


Dalam rangka untuk pemamfaatan lahan pekarangan sempit pada tingkat Rumah Tangga, maka perlu ada suatu tehnologi yang dapat mengembangkan budidaya tanaman yang lebih effektif dan mudah dijangkau oleh petani yaitu pembuatan atau penggunaan rak tanam.
Pembuatan atau penggunaan rak tanam merupakan suatu metoda atau media tanam yang ditawarkan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) BP3K Kuta Cot Glie Kabupaten Aceh Besar kepada petani Kabupaten Aceh Besar untuk memamfaatkan lahan pekarangan sempit, sehingga petani tetap produktif meskipun tidak memiliki lahan yang luas, dan metoda atau media tanam ini sangat memudahkan petani dalam melakukan perawatan karena berada pada halaman rumah yang mudah dijangkau  kapan saja.
Adapun langkah-langka kerja pembuatan rak tanam adalah sebagai berikut :
a.      Persiapan Bahan/Alat
·      Pipa Paralon ukuran 4 inci panjang 4 meter.
·      Elbo
·      Tutup Pipa
·      Kayu Balok ukuran : 5 x 5 cm
·      Kayu Lat Seng
·      Gergaji
·      Pisau
·      Paku
·      Bahan Organik
b.      Cara kerja
·      Pipa paralon dipotong untuk ukuran panjang : 120 cm sebanyak : 7 batang
·      Pipa paralon dipotong untuk ukuran lebar : 40 cm (tk. 2), 70 cm (tk. 3) dan 100 cm (tk. 4) masing-masing sebanyak 2 batang
·      Lobangkan pipa paralon tersebut ukuran diameter : 8-9 cm dengan jarak disesuaikan
·      Buatkan kerangka kayu dalam bentuk kerucut/piramid sesuaikan dengan ukuran panjang dan lebar pipa paralon yang sudah dipotong secara bertingkat
·      Pasang elbo untuk penyambung antara ukuran panjang dan lebar paralon sesuai tingkatan
·      Paralon pada tingkat paling atas (1) lobang dibuat secara memanjang dari ujung ke ujung (disesuaikan kebutuhan tanam), kemudian ditutup dengan Tutup Pipa Paralon pada ujungnya.
·      Berikan bahan organik pada setiap paralon yg sudah dilobangi secukupnya, dan dapat dilakukan penanaman benih atau bibit tanaman sayuran.

c.       Biaya yang diperlukan :
·      Untuk biaya bahan keseluruhannya meliputi : gergaji, paku, pipa paralon, elbo, kayu balok, lat seng dan pupuk organik mencapai Rp.750.000,- (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah)
·      Untuk biaya pekerjaan tidak diperhitungkan karena pekerjaan tersebut dilakukan oleh PPL secara sukarela dalam rangka belajar praktek bersama.
( Penulis : Ir. Yusrizal, M.Si )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar